4 hal yang harus Anda lakukan dengan port USB PC Anda (bukan hanya menyinkronkan ponsel)

Kita mungkin sedang menuju masa depan PC tanpa port sama sekali. Mungkin belum akan terjadi dalam waktu dekat, tapi komputer sudah berkembang pesat sejak saya masih kecil di tahun 80-an dan 90-an. Dulu, sudah menjadi hal biasa kalau Anda harus menghubungkan banyak periferal ke PC, seperti monitor, mouse, floppy drive, dan printer. Tapi sekarang, sebagian besar orang menghindari printer seperti menghindari wabah, bahkan drive Blu-ray sudah mulai ditinggalkan. Teknologi nirkabel jadi raja — kita mengunduh aplikasi dan film lewat Wi-Fi, dan Anda bisa menyinkronkan iPhone atau perangkat Android lewat Wi-Fi juga, jika sabar.

Namun, untuk saat ini, port USB tetap ada dan tetap penting. Ada banyak kegunaan bagus untuk port USB — berikut beberapa ide yang bukan soal menyinkronkan playlist sebelum pergi ke jalan atau gym.

  1. Memperluas tampilan dengan monitor USB-C

Tidak perlu keluar banyak biaya untuk ruang layar tambahan

Dulu, monitor hanya bisa dihubungkan lewat port video khusus seperti DVI. Sekarang, USB-C bisa mengirimkan video dan audio, serta daya dan data dapat mengalir bolak-balik jika monitornya mendukung. Monitor dengan beberapa port USB bisa jadi hub atau docking station — cocok kalau Anda punya banyak perangkat yang perlu dihubungkan ke laptop di rumah tapi tidak saat di luar. Solusi lain adalah docking station khusus, tapi itu akan kita bahas nanti.

Jika sering bekerja jauh dari rumah atau hanya butuh layar tambahan untuk aplikasi sekunder, Anda bisa membeli monitor portabel yang berjalan sepenuhnya dari port USB komputer Anda.

Di kantor rumah, layar utama biasanya monitor kelas menengah atau tinggi dengan daya sendiri. Tapi kalau Anda sering kerja di tempat lain atau hanya butuh layar tambahan untuk aplikasi seperti Slack dan Spotify, monitor portabel yang menggunakan daya dari USB laptop sangat praktis. Beberapa monitor bisa dipasang di tutup laptop, tapi biasanya monitor yang bagus perlu berdiri sendiri.

  1. Menghubungkan penyimpanan media eksternal atau backup

Sebaiknya keduanya

Jika Anda punya koleksi musik atau video lokal, saran saya adalah menyimpan file-file itu di SSD eksternal khusus, bukan di penyimpanan internal tempat aplikasi dan sistem operasi berada. Kenapa? Karena kalau perlu memindahkan file, Anda tinggal colok drive itu ke PC baru dan aplikasi bisa diarahkan ke sana. Kalau diatur dengan baik, Anda bahkan bisa colok drive langsung ke TV dan streaming media dari situ.

Penting juga menggunakan drive eksternal terpisah untuk backup sistem, meskipun sudah banyak layanan penyimpanan cloud seperti OneDrive, Google Drive, dan Backblaze. Backup lokal lebih cepat dipulihkan dan jadi cadangan jika backup cloud tidak bisa diakses. Storage cloud juga bisa mahal jika Anda ingin backup penuh, bukan hanya beberapa file.

Ingat, kalau data Anda sangat berharga, gunakan backup cloud selain backup lokal, dan mungkin backup offline tambahan juga. Ancaman seperti pencurian, kebakaran, banjir, dan kerusakan data itu nyata.

  1. Menyalakan kipas portabel dan gadget kecil lainnya

Prioritaskan dengan bijak

Kalau port USB bisa memberi daya ke monitor, tentu bisa untuk banyak gadget lain juga. Misalnya, Anda bisa mengisi daya kipas portabel untuk membuat suasana lebih nyaman saat musim panas. Ada juga vacuum meja kecil yang berguna untuk membersihkan rambut, remah, dan debu saat mengambil vacuum besar terasa ribet. Beberapa lampu USB kecil juga bisa langsung menyala dari daya komputer, tapi jangan berharap cukup terang untuk menerangi seluruh ruangan.

Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan delllaptop indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi delllaptop.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!