Review Dell XPS 14 (2026)

Laptop yang hampir sempurna… kecuali keyboardnya

Ada banyak hal yang bisa disukai dari laptop Dell XPS 14 (2026).
Desain barunya sangat tipis dan ringan, sementara prosesor Intel generasi terbaru memberikan performa yang kuat, bahkan cukup mampu menjalankan beberapa game.

Namun ada satu masalah besar: keyboardnya.

Keyboard laptop ini terasa dangkal, kurang responsif, dan sering tidak mendeteksi penekanan tombol jika mengetik terlalu cepat. Bagi pengetik cepat, hal ini menyebabkan banyak kesalahan dan mengganggu alur mengetik.


Desain sangat premium

Laptop ini memiliki bodi metal yang halus dan terasa sangat premium.
Beratnya sekitar 3 pon (sekitar 1,36 kg) sehingga termasuk sangat ringan untuk laptop 14 inci.

Desainnya bahkan terasa mirip dengan laptop dari Apple, dengan bentuk yang lebih halus dibanding generasi XPS sebelumnya.

Beberapa perubahan desain penting:

  • Trackpad tersembunyi tetap dipertahankan, tetapi sekarang diberi dua garis tipis untuk menandai area trackpad.
  • Tombol fungsi fisik kembali hadir (menggantikan tombol sentuh pada model sebelumnya).
  • Desain lebih minimalis dan mudah digunakan.

Perubahan ini membuat laptop terasa lebih praktis dibanding generasi sebelumnya.


Layar OLED yang sangat bagus

Unit review menggunakan layar:

  • OLED 14 inci
  • Resolusi 2.8K
  • Mendukung touchscreen

Layar ini menampilkan warna yang sangat cerah dan hitam yang sangat dalam, membuat foto, video, dan game terlihat jauh lebih menarik.

Namun layar OLED hanya tersedia pada konfigurasi yang lebih mahal.


Port yang terbatas

Laptop ini hanya memiliki:

  • 3 port USB-C
  • 1 jack headphone

Port lain seperti:

  • HDMI
  • USB-A
  • slot microSD

tidak tersedia pada model ini.


Performa sangat kuat

Laptop ini menggunakan prosesor Intel Core Ultra Panther Lake.

Dalam pengujian:

  • Game Cyberpunk 2077 berjalan sekitar 63 fps pada 1080p dengan pengaturan medium.
  • GPU terintegrasi Intel Arc mampu memberikan performa grafis yang cukup baik untuk laptop tipis.

Meski begitu, laptop ini bukan ditujukan untuk gaming berat.


Daya tahan baterai

Pada pengujian PCMark 10, baterai bertahan sekitar 10 jam 21 menit.

Angka ini tergolong cukup biasa saja untuk laptop premium modern.


Kesimpulan review

Jika hanya melihat desain dan spesifikasinya, laptop ini bisa menjadi salah satu laptop Windows terbaik saat ini.

Kelebihan:

  • Desain sangat premium dan ringan
  • Performa prosesor sangat kuat
  • Layar OLED berkualitas tinggi

Kekurangan:

  • Keyboard bermasalah
  • Harga cukup mahal
  • Baterai tidak terlalu istimewa

Kesimpulannya, laptop ini hampir menjadi pesaing serius laptop premium seperti MacBook, tetapi masalah keyboard membuatnya belum sempurna.

Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Delllaptop indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi Delllaptop.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!